sejujurnya tulisan ini mau saya posting kemarin, bertepatan dengan hari anti korupsi. tapi karena waktu yang menghimpit saya, saya baru bisa mempostingnya hari ini. tidak apalah, tidak bertepatan dengan hari anti korupsi, yang penting masih ada bau-bau korupsinya.
sejak beberapa bulan yang lalu, saya sebenarnya punya keinginan baru. sebelumnya saya ingin menjadi seorang yang kaya raya dan bisa melakukan perjalanan ke luar negeri dengan bergelimang harta. tapi apesnya keinginan saya itu belum terwujud sampai hari ini.
Kegelisahan kuli tinta
Sabtu, 07 April 2012
Miyabi dan Tera Patrick
malam ini saya sedang tidak berpikiran ngeres, sehingga tiba-tiba saja pingin ngomongin mbak miyabi dan mbak tera patrick. dua nama itu memang terkenal sebagai bintang film porno, tapi lagi-lagi saya tidak sedang ingin membicarakan film porno yang dibintangi kedua mbak-mbak tadi.
saya ingin ngomongin salah satu film yang pernah dibintangi oleh mbak-mbak yang jadi ratu porno itu. tapi bukan film porno lho ya. nanti kalau saya ngomongin film porno, bisa-bisa saya kena undang-undang porno.
saya ingin ngomongin salah satu film yang pernah dibintangi oleh mbak-mbak yang jadi ratu porno itu. tapi bukan film porno lho ya. nanti kalau saya ngomongin film porno, bisa-bisa saya kena undang-undang porno.
Syukur Ada Pak Beye
barangkali saya adalah salah satu dari sedikit orang yang bersyukur atas kunjungan (meminjam istilah mas wisnu nugroho) pake beye ke bali, yang akhirnya membuat jalanan lengang. sebagian besar orang bali sepertinya lebih banyak yang mengeluh, karena sejumlah ruas jalan jadi macet karena jalan yang akan dilalui pak beye disterilkan.
tapi bukan hanya masyarakat biasa yang mengeluh, pak polisi yang beragama hindu pasti paling ngedumel. maklum, kunjungan pak beye bertepatan dengan hari raya galungan (semacam lebaran) untuk umat hindu. jatah pak polisi untuk berhari raya bersama keluarga pun terpaksa dilewatkan.
tapi bukan hanya masyarakat biasa yang mengeluh, pak polisi yang beragama hindu pasti paling ngedumel. maklum, kunjungan pak beye bertepatan dengan hari raya galungan (semacam lebaran) untuk umat hindu. jatah pak polisi untuk berhari raya bersama keluarga pun terpaksa dilewatkan.
Jakarta Dulu dan Kini
sejak kemarin, saya kembali menjejakkan kaki di jakarta. setidaknya, saya akan berada di kota metropolitan ini sampai hari selasa, tanggal 10 april nanti. hari ini, akhirnya saya kembali menjejakkan kaki di jakarta, setelah terakhir kali menjejakkan kaki di sini, bulan januari 2009.
sejujurnya, bagi saya, jakarta bukan kota yang istimewa. saya sebenarnya enggan ke jakarta. permasalahan utamanya adalah macet! betapa kemacetan di jakarta membuat emosi memuncak, dan bertahun-tahun tidak ada jalan keluarnya.
sejujurnya, bagi saya, jakarta bukan kota yang istimewa. saya sebenarnya enggan ke jakarta. permasalahan utamanya adalah macet! betapa kemacetan di jakarta membuat emosi memuncak, dan bertahun-tahun tidak ada jalan keluarnya.
Langganan:
Komentar (Atom)